Bola.com, Jakarta - Susunan kepengurusan atau Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk periode 2023-2027 telah terbentuk. Erick Thohir terpilih sebagai Ketua, sementara Zainudin Amali menjadi Wakil Ketua 1 dan Ratu Tisha Destria Wakil Ketua 2.
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat pada Kamis (16/2/2023) juga menetapkan 12 anggota Exco PSSI yang masuk kepemimpinan Erick Thohir.
Ke-12 Exco PSSI itu terdiri dari Eko Setiawan, Endri Erawan, Juni Rachman, Muhammad, Rudi Yulianto, Sumardji, Vivin Cahyani, Ahmad Riyadh, Pieter Tanuri, Hasnuryadi Sulaiman, Arya Mahendra, dan Khairul Anwar.
Sejumlah nama menjadi wajah baru di tubuh PSSI untuk empat tahun ke depan, namun beberapa sosok lainnya adalah orang lama di PSSI, bahkan telah berkecimpung sejak satu dekade lalu.
Lantas, bagaimana latar belakang dan profesi 15 Exco PSSI yang baru? Siapa saja pengurus lama yang masih terpilih sebagai pejabat teras PSSI?
Ketua - Erick Thohir
Erick Thohir berlatar belakang sebagai pengusaha dan pengurus olahraga. Pria berusia 52 tahun itu juga menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI sejak 2019.
Di dunia sepak bola nasional, Erick Thohir pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan Persija Jakarta pada era 2000-an dan Wakil Komisaris Utama Persib Bandung pada 2009-2019.
Wakil Ketua - Zainudin Amali
Zainudin Amali adalah politikus Partai Golkar. Lelaki asal Gorontalo itu terpilih sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI sejak 2019.
Selama menjadi Menpora, Amali begitu menganakemaskan PSSI. Pria berusia 60 tahun itu akhirnya menjadi Wakil Ketua PSSI dan berencana untuk melepas jabatannya di kementerian.
Wakil Ketua - Ratu Tisha Destria
Nama Ratu Tisha Destria mulai dikenal ketika menjadi Direktur Kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC). Wanita berusia 37 tahun itu lalu menjabat sebagai Direktur Kompetisi dan Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada 2017.
Ratu Tisha ditunjuk sebagai Sekjen PSSI pada 2017-2020 sebelum memilih mundur. Sosok berdarah Serang, Banten ini juga adalah anggota Komite Eksekutif (Exco) AFC pada 2019-2020 dan Wakil Presiden AFF pada 2019-2023 dan
Anggota Exco - Muhammad
Muhammad menjadi anggota Exco PSSI termuda dan dengan suara terbanyak dalam pemilihan pertama. Pria berusia 31 tahun itu adalah CEO Putra Delta Sidoarjo, klub Liga 2.
Muhammad adalah manajer PSMP Mojokerto Putra, klub yang terlibat skandal dugaan match fixing di babak delapan besar Liga 2 2018. Putra Delta Sidoarjo juga menjadi tim yang menolak Liga 2 2022/2023 dilanjutkan.
Anggota Exco - Eko Setiawan
Eko Setiawan adalah pengusaha muda. Pria asal Bojonegoro, Jawa Timur itu juga menjadi pemilik klub Liga 3, Farmel FC.
Farmel FC pernah disebut sebagai tim kontroversial lantaran diuntungkan wasit ketika berkancah di Liga 3 musim lalu tatkala mendapatkan kemenangan WO atas Persikota Tangerang.
Anggota Exco - Arya Mahendra Sinulingga
Arya Mahendra Sinulingga adalah anak buah Erick Thohir. Pria berusia 51 tahun itu menjadi Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN RI.
Arya juga berstatus sebagai pendiri Karo United, klub yang baru berdiri pada 2019 dan memulai kiprahnya dari Liga 3 hingga promosi ke Liga 2 pada musim ini.
Anggota Exco - Khairul Anwar
Khairul Anwar adalah anggota Komite Disiplin (Komdis) PSSI di era Mochamad Iriawan. Dia juga tercatat pernah menjadi Direktur dan General Manager PSIS Semarang pada masa 2010-an.
Khairul Anwar lahir di Tulungagung pada 28 November 1971. Dia juga pernah menbahat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Kota Semarang.
Anggota Exco - Rudi Yulianto
Rudi Yulianto adalah purnawirawan Mayjen TNI. Namanya mulai dikenal ketika menjadi manajer PS TNI yang telah bertransformasi sebagai Persikabo 1973.
Belakangan setelah pensiun, Rudi hijrah ke Borneo FC. Pria berusia 58 tahun itu menjadi manajer tim per musim ini.
Anggota Exco - Sumardji
Sumardji adalah polisi aktif. Pria berpangkat Kombes Pol. itu adalah Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu sejak 2021.
Sumardji juga menjabat sebagai menjadi manajer hingga COO Bhayangkara FC yang mengantar tim berjulukan The Guardians itu sebagai juara Liga 1 2017. Belakangan, pria kelahiran Nganjuk, Jawa Timur itu juga menjadi manajer Timnas Indonesia.
Anggota Exco - Ahmad Riyadh
Ini dia anggota Exco PSSI yang hangat dibicarakan dalam setahun belakangan. Ahmad Riyadh kembali terpilih untuk posisi yang sama periode 2023-2027.
Ahmad Riyadh adalah orang lama di PSSI yang pernah menjadi anggota Komite Banding PSSI pada 2011-2015, anggota Komisi Arbitrase PSSI 2015-2019, hingga Anggota Exco PSSI 2019-2023.
Anggota Exco - Juni Rachman
Juni Rachman telah tiga kali menjabat sebagai anggota Exco PSSI. Pertama pada periode 2016-2020. Kedua pada 2019-2023.
Juni Rachman juga berkecimpung di dunia politik. Pria berusia 56 tahun itu adalah Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Siak, Riau pada 2020.
Anggota Exco - Endri Erawan
Belakangan, Endri Erawan sangat aktif di lingkungan PSSI. Selain menjadi anggota Exco PSSI 2019-2023, pengusaha batu bara itu juga sebagai manajer Timnas Indonesia.
Endri adalah CEO Mitra Kukar, klub Liga 3 yang pernah lama berada di Liga 1. Pria asal Kutai Kartanegara itu juga menjadi anggota Komite Kompetisi AFC 2020-2023.
Anggota Exco - Hasnuryadi Sulaiman
Berbagai profesi diemban Hasnuryadi Sulaiman saat ini. Pria asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu adalah anggota Exco PSSI 2019-2023 dan 2023-2027 hingga CEO Barito Putera.
Selain itu, Hasnur juga berstatus sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI 2019-2014 dan 2019-2024 yang juga menjadi pengusaha dan Komisaris Hasnur Group.
Anggota Exco - Vivin Cahyani
Vivin menjadi satu-satunya wanita dalam anggota Exco PSSI 2023-2027. Sosok berusia 49 tahun itu adalah orang lama yang menduduki jabatan yang sama pada 2019-2023.
Vivin adalah mantan atlet nasional. Pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur ini pernah menjadi pebasket putri yang bertanding di Kejuaraan ABC Junior, World Islamic Country Championship, hingga SEA Games.
Anggota Exco - Pieter Tanuri
Pieter Tanuri ketagihan menjadi anggota Exco PSSI. Setelah pada 2019-2023, pemilik Bali United itu kembali terpilih pada periode 2023-2027.
Pieter Tanuri juga pengusaha berpengalaman dengan gurita bisnis yang menjamur, termasuk sebagai Komisaris di PT Philadel Terra Lestari, PT Buana Capital Sekuritas, sampai PT Multistrada Arah Sarana.