5 Fakta Kemenangan AC Milan atas Atalanta: Rossoneri Sudah Bangkit!

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 27 Feb 2023, 09:45 WIB
Serie A - Ilustrasi AC Milan (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - AC Milan memperlihatkan peningkatan performa lewat hasil positif dalam beberapa laga terakhir. Rossoneri baru saja meraih poin penuh pada giornata 24 Serie A Liga Italia lewat kemenangan 2-0 atas Atalanta.

Kemenangan 2-0 atas Atalanta di San Siro, Senin (27/2/2023) dini hari WIB, sukses diamankan AC Milan. Rossoneri unggul berkat gol bunuh diri Juan Musso pada menit ke-26 yang kemudian digandakan Junior Messias pada menit ke-87.

Advertisement

Dengan kemenangan ini, AC Milan sementara ini bertengger di peringkat ketiga dengan torehan 47 poin. Jumlah itu sama seperti rival sekota mereka, Inter Milan, yang berada di peringkat kedua.

Tidak hanya merapat ke posisi runner-up, AC Milan pun memperlihatkan tanda-tanda kebangkitan. Skuad asuhan Stefano Pioli itu baru saja meraih empat kemenangan beruntun tanpa sekalipun kebobolan.

2 dari 7 halaman

Sempat Terpuruk

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli. (AP Photo/Antonio Calanni)

 

Januari 2023 menjadi masa yang kelam bagi AC Milan dan para pendukungnya. Dari total delapan pertandingan, Milan hanya pernah sekali. Dua di antaranya imbang dan sisanya kalah.

Kekalahan itu pun terjadi di momen yang tidak tepat. Misalnya, Milan keok di hadapan Torino, sehingga tersingkir dari Coppa Italia.

Milan juga takluk dari Inter Milan saat keduanya bersua di final Supercopa de Italiana. Ditambah, Milan kalah lagi dari Derby Milan tersebut saat bersua di Liga Italia.

3 dari 7 halaman

Momen Kebangkitan

Striker AC Milan. Olivier Giroud merayakan gol ke gawang Torino dan disambut rekan-rekannya, Sabtu (11/2/2023) dini hari WIB. (AP Photo/Antonio Calanni)

Sejak terakhir kali ditumpas Inter Milan di Liga Italia (6/2/2023), AC Milan beranjak bangkit. Kemenangan demi kemenangan berhasil diraih.

Empat pertandingan selanjutnya berhasil dituntaskan dengan kemenangan. Tidak hanya itu, Milan bahkan tidak kebobolan sama sekali.

AC Milan berhasil menang atas Torino (1-0), Tottenham (1-0) di Liga Champions, Monza (1-0), dan terakhir Atalanta (2-0).

4 dari 7 halaman

Pakem Tiga Bek Mulai Lancar

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli. (AP Photo/Antonio Calanni)

Ada satu kesamaan saat momen kebangkitan itu berjalan. AC Milan menerapkan formasi pakem yang baru, yaitu tiga bek.

Sejak lima pertandingan terakhir, Pioli mengubah ekstrem formasi dasar timnya dengan menggunakan tiga bek tengah. Eksperimen pertama bisa dikatakan gagal karena takluk 0-1 dari Inter Milan.

Baru setelah itu eksperimen ini berhasil. Tujuan bermain dengan tiga bek adalah memperkuat pertahanan benar-benar tercermin dalam empat laga tersebut. Gawang AC Milan sulit dibobol.

5 dari 7 halaman

Sulit Diserang

Penyerang AC Milan, Rafael Leao (Tengah) tersenyum saat menghadiri sesi latihan Pusat Olahraga Milanello di Carnago, barat laut Milan, Italia pada 13 Februari 2023. AC Milan akan bertanding melawan Tottenham Hotspur pada babak 16 besar Liga Champions di stadion San Siro. (AFP/Marco Bertorello)

Bukan hanya sulit dibobol, Atalanta bahkan merasakan sulit sekali menyerang ke jantung pertahanan yang dikomandoi Fikayo Tomori, Pierre Kalulu, dan Malick Thiaw.

Buktinya sepanjang 90 menit pertandingan, anak asuhan Gian Piero Gasperini tersebut hanya mampu melesakkan tiga tembakan. Parahnya, tidak ada satupun tembakan yang tepat sasaran.

Pertahanan yang solid membuat AC Milan hanya perlu memanfaatkan setiap kesempatan menyerang yang ada untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan.

 

6 dari 7 halaman

Kembalinya Mike Maignan dan Zlatan Ibrahimovic

Mike Maignan tampil apik di mistar gawang AC Milan. Total 12 tembakan yang diluncurkan pemain Atalanta mampu ia patahkan. Berkat ketangguhannya, Rossoneri mampu mengamankan kemenangan penting menuju gelar juara Serie A. (AFP/Marco Bertorello)

Pertandingan ini juga jadi awal kembalinya Mike Maignan dan Zlatan Ibrahimovic ke skuad utama AC Milan. Keduanya absen sangat panjang karena dibekap cedera.

Ibrahimovic jadi yang paling lama karena cederanya setengah tahun. Terakhir kali pemain berusia 41 tahun itu bertanding terjadi pada akhir musim 2021/2022.

Sedangkan Maignan baru cedera jelang Piala Dunia 2022. Saat akan comeback beberapa pekan lebih awal, ia menderita cedera baru yang memaksanya baru bisa tampil sekarang.

Disadur dari: Bola.bet (Abdi Rafi Akmal, published 27/2/2023)

7 dari 7 halaman

Persaingan di Serie A Liga Italia saat Ini

Berita Terkait