Nasib Graham Potter di Ujung Tanduk, 5 Pelatih Ini Siap Duduk di Kursi Manajer Chelsea

oleh Rizki Hidayat diperbarui 28 Feb 2023, 08:45 WIB
Ilustrasi - Jose Mourinho, Graham Potter, Thomas Tuchel (Bola.com/Decika Fatmawaty)

Bola.com, Jakarta Posisi Graham Potter sebagai manajer Chelsea berada di ujung tanduk. Situasi tersebut tak lepas dari hasil minor yang didapat Tim London Biru di bawah asuhan Potter.

Terbaru, Chelsea menelan kekalahan saat berduel lawan Tottenham Hotspur pada laga pekan ke-25 Premier League 2022/2023, Minggu (26/02/2023). The Blues takluk dua gol tanpa balas dari Tottenham.

Advertisement

Kekalahan itu tentu saja membuat Chelsea semakin terpuruk. Mereka kini menghuni peringkat ke-10 pada klasemen sementara Premier League.

Dengan kekalahan itu, Chelsea menutup Februari 2023 tanpa kemenangan sama sekali. The Blues bahkan hanya menang sekali dari 11 pertandingan terakhirnya.

Kekalahan dari Spurs semakin memojokkan posisi Potter. Mantan manajer Brighton and Hove Albion tersebut mungkin bisa dipecat dalam waktu dekat jika keadaan tidak membaik.

Jika Graham Potter pada akhirnya harus angkat kaki, berikut ini lima sosok yang mungkin bisa menggantikannya di Chelsea.

 

2 dari 7 halaman

Thomas Tuchel

Thomas Tuchel resmi meninggalkan kursi pelatih Chelsea. Pemecatan juru taktik asal Jerman itu terjadi hanya sekitar 14 jam usai Chelsea tumbang 0-1 dari Dinamo Zagreb pada laga pertama fase grup Liga Champions 2022-2023. (AFP/Oscar Del Pozo)

Tuchel dipecat Chelsea pada September 2022 lalu. Namun, sebagian fans The Blues masih menginginkan pria asal Jerman itu untuk kembali ke Stamford Bridge.

Thomas Tuchel membawa Chelsea memenangkan Liga Champions pada 2021. Dia kemudian memimpin The Blues ke final FA Cup dan Carabao Cup pada 2022.

Namun, Chelsea akan menghadapi persaingan untuk merekrut kembali Tuchel. Mantan klubnya PSG diyakini juga tertarik untuk mempekerjakannya kembali.

 

3 dari 7 halaman

Roberto De Zerbi

Roberto De Zerbi masih dipercaya menukangi Sassuolo pada Serie A 2020-2021. (AFP/Vincenzo Pinto)

Chelsea kembali membajak pelatih dari Brighton & Hove Albion? Kenapa tidak!

Roberto De Zerbi menggantikan posisi Graham Potter di Brighton. Sejauh ini, pria asal Italia tersebut telah menunjukkan kinerja yang sangat bagus di Amex Stadium.

The Seagulls sekarang berada di peringkat ke-8 pada ajang Premier League. De Zerbi dan Brighton bahkan pernah menghajar Chelsea asuhan Potter dengan skor 4-1.

 

4 dari 7 halaman

Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino berpisah dengan Paris Saint-Germain pada musim lalu. Anehnya, ia dipecat setelah berhasil memenangkan gelar juara Liga Prancis. Sebelumnya, pria kelahiran Argentina tersebut pernah mencatatkan rekor gemilang dengan mengantarkan Tottenham Hotspur hingga babak final Liga Champions. Selain PSG dan Tottenham, Pochettino juga pernah menangani Southampton dan Espanyol. Ia belakangan ini dikaitkan dengan kursi kepelatihan Chelsea. (AFP/Franck Fife)

Mauricio Pochettino saat ini masih menganggur. Juru taktik asal Argentina tersebut masih belum kembali melatih sejak dipecat PSG pada musim panas 2022.

Pochettino punya reputasi yang bagus saat menangani Tottenham. Dia menjadikan Spurs sebagai tim yang disegani di Premier League dan membuat mereka tampil di final Liga Champions 2018-2019.

Selain itu, Pochettino juga pernah memenangkan trofi selama membesut PSG. Dia menjuarai Ligue 1, Piala Prancis, dan piala Super Prancis semasa menangani Kylian Mbappe dkk.

 

5 dari 7 halaman

Zinedine Zidane

Pelatih kepala Real Madrid Zinedine Zidane pada laga Liga Spanyol antara Real Madrid melawan Alaves di stadion Alfredo di Stefano di Madrid, Spanyol, Sabtu, 28 November 2020. (Foto AP / Bernat Armangue)

Zidane merupakan salah satu pelatih yang punya reputasi mentereng. Namun, Zidane sampai sekarang masih belum kembali ke pinggir lapangan usai berpisah dengan Real Madrid pada 2021.

Zidane meraih kesuksesan besar selama menjadi pelatih Los Blancos. Legenda sepak bola Prancis tersebut berhasil membawa raksasa Spanyol tersebut meraih tiga Liga Champions beruntun dan dua gelar La Liga.

Mantan pemain Juventus tersebut gagal menggantikan Didier Deschamps di timnas Prancis usai Piala Dunia 2022. Setelah lama menganggur, Zidane mungkin bisa mencari tantangan baru di Premier League.

 

6 dari 7 halaman

Jose Mourinho

Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal berusia 59 tahun yang sejak awal musim 2021/2022 membesut AS Roma ini menempati posisi ketiga sebagai pelatih dengan nilai transfer termahal sepanjang sejarah. Real Madrid rela mengeluarkan biaya sebesar 16 juta euro atau kini setara Rp241 miliar untuk mendatangkannya dari Inter Milan pada awal musim 2010/2011. Real Madrid membajaknya dari Inter Milan usai sukses merebut treble winners di musim 2009/2010. Bersama Real Madrid, ia mampu mempersembahkan 3 trofi juara, Copa del Rey 2010/2011, La Liga 2011/2012 dan Supercopa Spanyol 2012. (AFP/Javier Soriano)

Jose Mourinho punya hubungan yang manis dengan Chelsea. Dia pernah memenangkan tiga gelar Premier League selama dua periode bekerja di Stamford Bridge.

Pria asal Portugal tersebut diyakini sedang tidak bahagia di AS Roma. Dia disebut-sebut kecewa dengan pihak klub yang tidak mendukung penuh secara finansial untuk membangun tim.

Mourinho bisa kembali ke Chelsea untuk ketiga kalinya apabila berpisah dengan Roma. Dia bisa menggantikan posisi Graham Potter.

Sumber: The Sun

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta/Published: 27/2/2023)

7 dari 7 halaman

Simak Posisi Chelsea di Bawah Ini:

Berita Terkait