Bola.com, Jakarta - Liga Italia 2023/2024 belum dimulai dan banyak yang bertanya-tanya siapa gerangan yang tampil sebagai juara.
Hanya dalam hitungan hari, lima liga teratas Eropa yakni Premier League, Bundesliga, Ligue 1, La Liga, dan Liga Italia segera digeber.
Di tengah banyaknya prediksi yang berseliweran, superkomputer Opta juga ikut memprediksi tim-tim apa saja yang bakal terkuat sepanjang musim ini.
Di Liga Inggris, superkomputer Opta memprediksi Manchester City kembali menjadi yang terhebat. Sang juara bertahan mengantongi kans 90,2 persen. Itu berarti, skuad besutan Pep Guardiola empat musim beruntun memenangkan kompetisi tertinggi Inggris dan itu merupakan sejarah.
Di Bundesliga, Bayern Munchen masih tak tersaingi dengan torehan 69,3 persen.
Bagaimana Prediksi di Liga Italia?
Bagaimana dengan Ligue 1 serta La Liga? Di Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) masih yang terkuat seperti musim lalu. (57,3 persen).
Sementara, di Spanyol, Barcelona gagal mempertahankan gelar. Blaugrana kalah cemerlang dari musuh bebuyutannya, Real Madrid (48,4 persen).
Lalu, siapa pula yang termaknyus di kasta terelite Italia? Boleh percaya boleh tidak, superkomputer Opta memprediksi Inter Milan bakal jadi yang terhebat.
Sangat Kompetitif
Scudetto telah diraih oleh tim yang berbeda dalam empat tahun terakhir. Juventus meneruskannya ke Inter, diikuti oleh AC Milan dan kemudian Napoli mendapatkan trofi pertama mereka dalam lebih dari tiga dekade.
Ini semua berkontribusi pada pertarungan yang semakin terbuka untuk mahkota Serie A dan menjadikannya liga paling tidak terduga di Eropa.
Superkomputer Opta menghitung bahwa Inter adalah favorit, tetapi bahkan mereka hanya memiliki peluang 43,6 persen.
Inter terakhir kali juara Serie A pada musim 2020/2021. Jadi, ini tentunya kabar yang sangat menggembirakan bagi fans Il Nerazzurri.
Target Inter Milan
Biar bagaimana pun, ini hanyalah prediksi. Kita lihat apakah skuad besutan Simone Inzaghi bisa mewujudkannya.
Yang pasti, manajemen memang menargetkan juara Serie A musim ini kepada Simone. Itulah mengapa mereka mau memperpanjang kontrak juru taktik berusia 47 tahun itu.
Sejak menukangi Inter pada 2021, Simone telah mempersembahkan dua gelar Coppa Italia dan membawa Nerazzurri ke final Liga Champions musim lalu.
Sumber: Football Italia