AS Roma Terpuruk dan Rumor Pemecatan Mencuat, Begini Komentar Menohok Jose Mourinho

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 29 Sep 2023, 16:25 WIB
Aksi Jose Mourinho di pinggir lapangan Stadio Grande Torino dalam lanjutan laga Serie A 2023/2024 antara Torino Vs AS Roma, Senin (25/9/2023) dini hari WIB.

Bola.com, Roma - Jose Mourinho memberikan respons yang familier terhadap tekanan pemecatan setelah kekalahan menyedihkan AS Roma di Liga Italia 2023/2024. 

Jose Mourinho merespons dengan cara yang khas untuk melepaskan tekanan setelah kekalahan telak 1-4 AS Roma dari Genoa. Dia merespons dengan menunjukkan rekornya membawa klub raksasa Italia itu ke final Eropa dalam dua musim berturut-turut.

Advertisement

Mourinho menghadapi tekanan untuk mundur setelah Roma mengalami awal terburuk mereka di musim Serie A. Mereka baru mengantongi satu kemenangan dan dua hasil seri dari enam pertandingan, serta terpuruk di peringkat ke-16. 

Mantan pelatih  Chelsea, Manchester United dan Tottenham itu menyalahkan serentetan cedera sebagai penyebab penampilan buruk timnya.

Namun, Jose Mourinho juga menanggapi tekanan atas pekerjaannya dengan pamer telah membawa AS Roma ke final Eropa dalam dua musim penuhnya. Giallorossi memenangkan UEFA Conference League pada 2021/2022, sebelum kalah di final Liga Europa melawan Sevilla.

 

2 dari 4 halaman

Jawaban Blak-blakan

Roma menjadi klub yang bernasib sial pada giornata ke-15 yang berlangsung pada Kamis (02/12/2021) dini hari WIB. Skuat asuhan Jose Mourinho harus bertekuk lutut saat lawatanya ke markas Bologna. (LaPresse via AP/Massimo Paolone)

Mourinho kemudian diberi tahu media ni adalah awal musim terburuk AS Roma sejak 1994. Dia dengan blak-blakan menjawab dengan menohok.

“Ini juga yang terburuk dalam karier saya. Namun, saya juga berpikir ini adalah pertama kalinya AS Roma memainkan dua final Eropa berturut-turut," kata Mourinho, seperti dikutip Express, Jumat (29/9/2023). 

Respons ini mirip dengan kata-kata kasar Mourinho ketika menjadi manajer di Manchester United. Dia kerap meneriakkan “tiga” berulang kali, mengacu pada berapa banyak gelar Premier League yang telah dia menangkan. Pemenang Liga Champions dua kali itu selalu ingin mempertahankan rekornya sendiri.

 

3 dari 4 halaman

Belum Berbicara kepada Pemain

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho saat menghadapi Hellas Verona dalam laga pekan ke-23 Liga Italia 2022/2023 di Olimpic Stadium, Roma, Italia (19/2/2023). (LaPresse via AP Photo/Alfredo Falcone)

Berbicara kepada DAZN, Mourinho menolak memberikan keterangan dengan tamu di studio dan hanya menjawab pertanyaan dari reporter pinggir lapangan. Ia mengungkapkan belum berbicara dengan para pemain setelah penampilan buruk mereka.

“Saya meminta maaf kepada studio, tetapi saya tidak punya keinginan nyata untuk berbicara. Saya tidak berbicara dengan para pemain. Ketika saya tidak berbicara dengan para pemain, itu berarti saya tidak bisa membahas hal ini secara mendalam dan menjawab pertanyaan Anda juga," ujar Mourinho. 

Pria berusia 60 tahun ini sering mengalami kesulitan pada musim ketiga pekerjaannya. Dia dua kali dipecat oleh Chelsea di musim ketiganya selama dua periode di London barat. Di MU dia kehilangan pekerjaannya di musim ketiga.

Namun Mourinho menyalahkan masa sulit Roma karena cedera, termasuk yang menimpa mantan bintang United Chris Smalling.

Sumber: DAZN, Express

 

4 dari 4 halaman

Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait