Legend Turun Gunung, Greysia Polii Bakar Semangat Timnas Indonesia U-23 Jelang Play-off Olimpiade Paris

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 06 Mei 2024, 19:30 WIB
Pasangan Indonesia, Greysia Polii (kanan) dan Apriyani Rahayu merayakan kemenangannya setelah mengalahkan Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan dari China pada pertandingan perebutan medali emas ganda putri pada Olimpiade Musim Panas 2020, Senin, 2 Agustus 2021, di Tokyo, Jepang. (AP Photo/Dita Alangkara)

Bola.com, Jakarta - Legenda bulutangkis Indonesia, Greysia Polii, memberikan semangat kepada Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di play-off Olimpiade Paris 2024.

Menurut jadwal, duel penentuan antara Timnas Indonesia U-23 melawan Guinea U-23 ini akan berlangsung di Centre National du Football de Clairefontaine, Paris, Prancis, pada Kamis (9/5/2024).

Advertisement

"Thomas Uber cup 2024 bulutangkis baru saja selesai. Mari kita fokus lagi menuju Olimpiade Paris 2024!! Tim sepak bola Indonesia bakal tanding tgl 9 Mei VS Guinea, penentuan lolos Olimpiade Paris atau tidaknya. Kasih doa dan semangat yaaa," tulis peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu.

Skuad Timnas Indonesia U-23 tentu harus mewaspadai kekuatan Guinea U-23. Pasalnya, tim berjulukan National Elephants itu juga punya catatan yang mengejutkan saat tampil di Piala Afrika U-23 2023.

2 dari 4 halaman

Sama-sama Peringkat 4

Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Uzbekistan U-23 dengan skor 0-2 pada laga semifinal Piala Asia U-23 2024 di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024) malam WIB. Sempat mencetak gol lewat sontekan Muhammad Ferarri pada menit ke-61 yang akhirnya dianulir melalui rekaman VAR, Garuda Muda akhirnya kebobolan dua gol melalui Khusayin Norchaev (68') dan gol bunuh diri Pratama Arhan (87') setelah sebelumnya Rizky Ridho dikartu merah pada menit ke-83. Kelolosan Timnas Indonesia U-23 ke Olimpiade Paris pun harus tertunda dan masih mempunyai peluang pada perebutan tempat ketiga atau playoff melawan wakil Afrika, Guinea. (AFP/Karim Jaafar)

Berstatus sebagai debutan, Guinea U-23 sukses melenggang hingga semifinal. Sayangnya, langkah mereka tersandung saat menghadapi laga perebutan peringkat ketiga melawan Mali U-23 lewat adu penalti.

Status ini juga tak berbeda dengan Garuda Muda. Setelah sukses menembus semifinal, Rizky Ridho dan kawan-kawan akhirnya juga gagal menumbangkan Irak U-23 pada babak perebutan peringkat ketiga.

Skuad Garuda Muda sebetulnya tak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Sebab, setelah mengakhiri perjuangannya di Piala Asia U-23 2024, Witan Sulaeman dkk harus segera bertolak ke Prancis untuk menatap partai ini.

3 dari 4 halaman

Guinea Niat Banget

Timnas Guinea U-23. (Bola.com/Dok.Instagram Timnas Guinea).

Pelatih Timnas Guinea U-23, Kaba Diawara, mengakui bahwa pihaknya telah menyiapkan cara agar tak terjegal di partai ini. Pelatih kelahiran Prancis itu berharap, anak asuhnya bisa belajar dari penampilan Guinea di Piala Afrika 2023.

Pasalnya, menurut Kaba Diawara, tim berjulukan National Elephants itu sebetulnya bisa tampil mendominasi pertandingan. Sayangnya, mereka tidak bisa memaksimalkannya untuk menjebol gawang lawan.

“Kami harus bisa menghindari mendominasi pertandingan tetapi tidak bisa mencetak gol, seperti yang terjadi pada Guinea pada Piala Afrika 2023,” kata Kaba Diawara seperti dikutip dari situs resmi FIFA.

4 dari 4 halaman

Bertabur Bintang

Timnas Guinea U-23 tak main-main untuk menghadapi Timnas Indonesia U-23.

Akun X yang mendeklarasikan sebagai informasi sepak bola Guinea, @Joueurs_GN, mengabarkan bahwa Guinea U-23 memanggil empat pemain yang berkerier di Eropa untuk melawan Timnas Indonesia U-23.

Keempatnya adalah Ilaix Moriba, Saidou Sow, Facinet Conte, dan Ibrahim Diakite. "Mereka akan bersama Guinea U-23 untuk play-off Olimpiade Paris kontra Guinea," tulis @Joueurs_GN, Senin (6/5/2024).