BRI Liga 1: Negosiasi Perpanjangan Kontrak, Manajemen PSIS Siapkan Dua Jabatan buat Gilbert Agius

oleh Radifa Arsa diperbarui 22 Mei 2024, 13:30 WIB
Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius memberikan arahan kepada anak asuhnya saat melawan Dewa United pada laga pekan ke-8 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Senin (14/8/2023). PSIS Semarang menang telak 4-1 atas Dewa United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Semarang - Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, tengah menyiapkan negosiasi kontrak baru untuk pelatih kepala, Gilbert Agius. Musim depan, pelatih asal Malta ini bakal punya kewenangan yang lebih besar.

Yoyok Sukawi menjelaskan, manajemen PSIS merasa puas dengan pencapaian yang diukir Gilbert Agius di BRI Liga 1 2023/2024. Pihaknya pun siap menyodorkan kontrak baru untuk pelatih berusia 50 tahun itu.

Advertisement

“Khusus Coach Gilbert, kami sedang melakukan evaluasi. Komunikasi juga terus dilakukan dengan tim pelatih. Kami punya harapan untuk memperpanjang kontrak Coach Gilbert,” kata Yoyok Sukawi.

“Karena, prestasinya sudah memenuhi target yang dibebankan oleh manajemen. Selama dikontrak dua tahun ini, semuanya memenuhi target dan hasilnya bagus. Ke depannya, kami akan melakukan komunikasi dan negosiasi,” imbuhnya.

 

2 dari 5 halaman

Kerangka Musim Depan

Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius saat melawan Dewa United pada laga pekan ke-8 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Senin (14/8/2023). PSIS Semarang menang telak 4-1 atas Dewa United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menurut Yoyok, seiring proses negosiasi yang akan berlangsung, Gilbert Agius saat ini juga tengah menggodok rancangan skuad Mahesa Jenar untuk menghadapi kompetisi musim 2024/2025.

Gilbert tak hanya menyusun komposisi pemainnya saja. Sebab, mantan pelatih Timnas Malta itu juga akan merancang struktur staf pelatihnya. Artinya, susunan asisten pelatih nantinya bakal mengalami perubahan.

Sembari proses negosiasi ini berjalan, Coach Gilbert saat ini juga sedang menyiapkan kerangka tim untuk menghadapi musim depan. Kerangkanya ini tidak hanya pemain saja,” ujar Yoyok Sukawi.

“Coach Gilbert akan melakukan perbaikan dari sisi ofisialnya. Komposisi asisten pelatihnya akan dia perbaiki. Materi pemainnya akan disiapkan secara lebih baik untuk menghadapi musim depan,” imbuhnya.

 

3 dari 5 halaman

Dapat Peran Baru

Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius, akhirnya mulai mendampingi sesi latihan para pemainnya pada Kamis (25/5/2023). Pada momen pertamanya ini, dia mulai mengenalkan sejumlah ide baru untuk anak asuhnya. (DOK PSIS)

Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah itu juga memastikan bahwa Gilbert akan mendapatkan peran baru. Jika sebelumnya dia berstatus sebagai pelatih kepala, kini Gilbert akan menjabat sebagai manajer-pelatih.

Perubahan peran ini akan mempengaruhi kewenangan yang dimiliki oleh pelatih kelahiran 21 Februari 1974 itu. Dia tak hanya punya kuasa lebih untuk menakhodai Mahesa Jenar pada musim depan.

“Jadi, sepertinya Caoch Gilbert ini nantinya akan kami daulat sebagai manajer-coach. Jadi, dia punya kewenangan lebih, tidak hanya sebagai pelatih kepala saja. Mudah-mudahan negosiasi kontraknya berjalan aman dan lancar,” katanya.

 

4 dari 5 halaman

Prestasi Musim Lalu.

PSIS Semarang - Wahyu Prasetyo, Gali Freitas, Taisei Marukawa (Bola.com/Adreanus Titus)

Kiprah Gilbert Agius pada musim keduanya bersama PSIS Semarang memang termasuk oke. Dia berhasil mengantarkan Septian David Maulana dkk bersaing di papan atas klasemen BRI Liga 1 2023/2024.

Sayangnya, PSIS terganjal berbagai kendala untuk menembus championhsip series. Selain harus terusir dari Stadion Jatidiri, Mahesa Jenar juga kehilangan dua pemain asingnya, Carlos Fortes dan VItinho, di pertengahan musim.

5 dari 5 halaman

Posisi PSIS di Liga 1

Berita Terkait