Kumpulan Data dan Fakta Setelah Timnas Italia Disingkirkan Swiss pada 16 Besar Euro 2024: Sejarah Buruk!

oleh Rizki Hidayat diperbarui 30 Jun 2024, 10:19 WIB
Striker Swiss Dan Ndoye kurang bagus dalam kontrol bola sehingga gagal memanfaatkan peluang bobol gawang Italia pada 16 besar Euro 2024 (AP)

Bola.com, Berlin - Timnas Italia menelan kekalahan dari Swiss pada 16 besar Euro 2024. Hasil minor itu membuat Gli Azzurri harus angkat koper dari turnamen akbar antarnegara Eropa tersebut.

Melakoni duel di Olympiastadion Berlin, Sabtu (29/6/2024) malam WIB, Gli Azzurri mendapat perlawanan sengit dari Swiss. Timnas Italia menorehkan 50,6 persen penguasaan bola, berbanding 49,4 persen milik Timnas Swiss.

Advertisement

Selain itu, Timnas Italia juga hanya memperoleh satu peluang bagus dari 11 kesempatan. Adapun Rossocrociati melepaskan 16 tembakan yang empat di antaranya mengarah ke gawang.

Dibuat tak berkutik, Timnas Italia akhirnya menyerah dari Swiss dengan skor 2-0. Sepasang gol kemenangan Timnas Swiss ke gawang Gli Azzurri dicetak Remo Freuler pada menit ke-37 dan Ruben Vargas menit ke-46.

 

2 dari 5 halaman

Gagal ke Perempat Final

Gelandang Italia Bryan Cristante mencoba jauhi Ricardo Rodriguez, bek Swiss pada laga 16 besar Euro 2024 yang berlangsung di stadion Olympiastadion, Berlin, Sabtu (29/6/2024) malam WIB. (AP)

Menyerah dari Swiss membuat Timnas Italia gagal melenggang ke perempat final Euro 2024, sekaligus mempertahankan trofi juara yang diraih pada 2020. Sementara itu, Timnas Swiss akan meladeni pemenang antara Inggris atau Slovakia pada babak delapan besar.

Rencananya, duel perempat final yang mempertemukan antara Swiss versus pemenang Inggris kontra Slovakia bakal berlangsung di Merkur Spiel-Arena, Düsseldorf, 6 Juli mendatang.

"Kami hanya bisa meminta maaf kepada semua orang. Sungguh menyakitkan. Kami kecewa hari ini dan Swiss pantas menang, jadi tidak ada lagi yang perlu dikatakan," kata kapten Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma kepada RAI Sport dan Sky Sport Italia.

Sejumlah data dan fakta menarik tersaji selepas duel Timnas Swiss versus Timnas Italia. Berikut ini ulasannya.

 

3 dari 5 halaman

Data dan Fakta

Ricardo Rodriguez mencoba lewati dua pemain Italia saat menghadapi Swiss pada laga 16 besar Euro 2024 di stadion Olympia (AP)

1. Tujuh gol Timnas Swiss di Euro 2024 dicetak oleh empat pemain berbeda, yakni Michel Aebischer, Kwadwo Duah, Breel Embolo, Remo Freuler, Dan Ndoye, Xherdan Shaqiri, dan Ruben Vargas.

2. Remo Freuler kini pencetak gol tertua Timnas Swiss di Piala Eropa, dalam usia 32 tahun dan 75 hari. Freuler melampaui catatan Mario Gavranovic pada Euro 2020 (31 tahun dan 216 hari).

3. Kemenangan pada 16 besar Euro 2024 membuat Timnas Swiss berhasil menyudahi catatan tak pernah menang dalam 11 pertemuan terakhir kontra Italia (6 imbang; 5 kalah).

4. Ini adalah untuk pertama kalinya Timnas Italia kebobolan lebih dari satu gol pada pertandingan putaran final Piala Dunia dan Piala Eropa. Terakhir kali Gli Azzurri kemasukan lebih dari satu gol di dua turnamen akbar itu adalah pada Piala Eropa 2012.

 

4 dari 5 halaman

Data dan Fakta

Pemain Timnas Italia tertunduk lesu setelah takluk 0-2 dari Swiss pada 16 besar Euro 2024 di Olympiastadion Berlin, Sabtu (29/6/2024) malam WIB. Hasil tersebut membuat Gli Azzurri gagal lolos ke perempat final. (AP Photo/Markus Schreiber)

5. Timnas Swiss sukses menembus perempat final Piala Eropa untuk kedua kalinya secara beruntun. Mereka juga hanya kalah sekali dari 18 pertandingan terakhir diseluruh ajang (8 menang; 9 kalah).

6. Timnas Italia gagal lolos ke perempat final Euro untuk pertama kalinya sejak 2004. Gli Azzurri juga menjadi juara bertahan ketiga yang tersingkir pada 16 besar, setelah sebelumnya ada Timnas Portugal pada Euro 2020 dan Timnas Spanyol pada Euro 2016.

7. Gianluca Mancini menjadi pemain Timnas Italia pertama yang melakukan debutnya di Piala Eropa pada fase knock-out, sejak diperkenalkannya penyisihan grup pada 1980.

8. Timnas Italia untuk pertama kalinya dalam sejarah, menelan dua kekalahan beruntun dalam satu edisi Piala Eropa.

Sumber: UEFA, Squawka

5 dari 5 halaman

Berita Terkait