Erik ten Hag Bantah Anggapan Mantan Pemain Liga Belanda Jadi Prioritas di MU

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 16 Agu 2024, 11:00 WIB
Pelatih Manchester United, Erik ten Hag meninggalkan lapangan setelah berakhirnya laga pekan ke-25 Premier League 2023/2024 menghadapi Luton Town di Kenilworth Road, Luton, Minggu (18/2/2024). (AP Photo/Ian Walton)

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester United, Erik ten Hag, menanggapi isu mengenai preferensinya terhadap pemain dengan pengalaman bermain di Belanda setelah Matthijs de Ligt dan Noussair Mazraoui menjadi rekrutan terbaru The Red Devils.

Kedua pemain bertahan itu memang baru menyelesaikan transfer dari Bayern Munchen ke MU pada Selasa (13/8/2024) dan bergabung kembali dengan mantan manajer mereka di Ajax jelang laga pembuka Premier League melawan Fulham.

Advertisement

Andre Onana, Lisandro Martinez, dan Antony juga pernah bermain di bawah asuhan Erik ten Hag semasa di Amsterdam. Sementara mantan pemain pinjaman MU, Sofyan Amrabat, pernah ditanganinya di Utrecht.

Kemudian ada Tyrell Malacia, Wout Weghorst, dan Joshua Zirkzee yang juga berasal dari Belanda. Sementara Christian Eriksen dan Mason Mount juga pernah bermain di Negeri Kincir Angin itu.

Artinya dari 20 pemain yang didatangkan Erik ten Hag sejak ditunjuk sebagai manajer MU 2022, ada 11 di antaranya yang memiliki keterkaitan dengan Belanda.

 
2 dari 5 halaman

Tidak Ada Favorit

Erik ten Hag belakangan ini mengakui bahwa rekrutan Manchester United pada musim-musim sebelumnya tak sesuai dengan sasaran. Ia pun akhirnya mengambil keputusan untuk membawa Lisandro Martinez dan Antony dari Ajax Amsterdam. Ten Hag juga mengontrak Casemiro dari Real Madrid untuk memperbaiki lini tengah Setan Merah. Christian Eriksen yang didatangkan dari Brentford pun juga menjadi langkah tepat yang dilakukan pelatih asal Belanda itu. Eriksen sukses menambah kreativitas di lini tengah dan ketenangannya dalam menguasai bola telah membantu Ten Hag menerapkan gaya sepak bola pilihannya. (AFP/Oli Scarff)

Ketika ditanya mengenai latar belakang pemain yang punya pengalaman di Liga Belanda menjadi prioritasnya untuk bermain di MU, Erik ten Hag membantahnya.

"Tidak, tidak ada favoritisme di sini. Pertama, keputusan ini adalah keputusan klub. Tidak ada satu pun keputusan yang berdasarkan keinginan saya," tegas Erik ten Hag seperti dilansir dari Independent.

"Selalu ada dukungan atau bahkan usulan dari scouting, rekrutmen, direktur teknis, dan direktur olahraga. Keputusan ini dibuat oleh lebih dari satu orang, tetapi ya beberapa pemain dan kepribadian juga harus sesuai dengan keuangan klub," lanjutnya.

3 dari 5 halaman

Potensi Matthijs de Ligt

Manchester United resmi merampungkan transfer Matthijs de Ligt dan Noussair Mazraoui pada bursa transfer musim panas tahun ini, Rabu (14/8/2024) dini hari WIB. (dok. Manchester United) 

Mazraoui dan De Ligt, keduanya berasal dari Kota Leiderdrop di Belanda, bergabung bersama MU dan langsung masuk skaud yang akan menghadapi Fulham dalam laga pembuka Premier League 2024/2025, Sabtu (17/8/2024) dini hari WIB.

De Ligt yang merupakan target jangka panjang MU, tiba dari Bayern Munchen dengan biaya transfer 45 juta euro yang bisa meningkat menjadi 50 juta euro.

"Dia memiliki potensi fantastis. Namun, Matthijs masih berusia 25 tahun dan sudah bermain hampir 375 kali untuk Ajax, Juventus, dan Bayern Munchen. Itu luar biasa," tegas Erik ten Hag.

"Sekarang dia memasuki tahun-tahun terbaiknya. Dia memiliki keterampilan yang hebat sebagai seorang pemain sepak bola. Namun, juga sebagai karakter dan kepribadian yang nyata. Saya sangat senang memilikinya di sini," lanjut manajer asal Belanda itu.

4 dari 5 halaman

Joshua Zirkzee Jalani Debut Premier League?

Penyerang anyar Manchester United, Joshua Zirkzee. (Bola.com/Dok. Man United)

Ada kemungkinan tiga debutan MU bermain dalam pertandingan pembuka Premier League, dengan sang penyerang anyar, Joshua Zirkzee, berusaha melakukan penampilan pertamanya sejak transfer senilai 42,5 juta euro dari Bologna.

“Saya pikir kami memiliki dua penyerang muda yang memiliki potensi untuk berkembang menjadi penyerang kelas atas dengan Hojlund dan Zirkzee,” ujar Erik ten Hag.

“Jika melihat latar belakangnya, dalam beberapa bulan terakhir dia mengalami cedera di Bologna, pada akhirnya dia masuk dalam seleksi tim nasional Belanda, jadi itu membantu dia keluar dari beberapa minggu pertama pramusim kami.”

“Jadi, tidak ada pertandingan dan itu adalah masalahnya saat ini. Namun, sekarang ini adalah minggu ketiganya dalam pelatihan, Anda bisa melihat dia meningkat, tingkat kebugarannya membaik, dan dia membutuhkan lebih banyak menit bermain yang tidak bisa kami dapatkan dalam pertandingan persahabatan. Itu harus dilakukan di liga," lanjut sang manajer.

5 dari 5 halaman

Persaingan di Premier League

Berita Terkait