Kasus yang Mirip dengan Elkan Baggott, Ekanit Panya Minta Maaf Pernah Tolak Panggilan Timnas Thailand, Sekarang Masuk Lagi

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 03 Sep 2024, 06:45 WIB
Pemain Thailand, Ekanit Panya (kiri) berebut bola dengan pemain Uni Emirat Arab, Mohamed Saleh Al Menhali pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar di Bangkok, Thailand (15/10/2019). Ekanit Panya menjadi pemain kedua Thailand yang berlaga di Meiji Yasuda J1 League musim 2023 bergabung dengan Supachok Sarachat yang bermain di Hokkaido Consadole Sapporo. (AFP/Chalinee Thirasupa)

Bola.com, Jakarta Gelandang Timnas Thailand, Ekanit Panya, akhirnya meminta maaf kepada publik, terkait penolakan membela tim nasional untuk Piala Asia 2023.

Ekanit mundur dari Timnas Thailand untuk Piala Asia 2023 karena akan berlatih bersama Urawa Red Diamonds. Seperti diketahui, Ekanit Panya menghabiskan musim tersebut dalam masa pinjaman bersama klub Jepang tersebut.

Advertisement

Pada saat itu, pelatih Pelatih Masatada Ishii langsung memanggil Picha Autra untuk menggantikan Ekanit Panya. Picha Autra sudah tak asing buat skuad Timnas Thailand karena mengemas delapan penampilan di timnas senior.

Ekanit akhirnya meminta maaf secara terbuka. Ia memang sudah tak mendapat panggilan lagi dari Timnas Thailand semenjak penolakan itu.

"Saya ingin meminta maaf kepada semua pihak yang terlibat mengenai insiden yang terjadi awal tahun ini," kata Ekanit kepada media Thailand.

2 dari 4 halaman

Dipanggil Lagi

Pemain Timnas Indonesia, Jordi Amat (kanan) dan pemain Thailand, Ekanit Panya berusaha mengejar bola dalam laga matchday ketiga Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (29/12/2022) sore WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Ekanit yang kembali ke tim nasional Thailand untuk pertama kalinya dalam 9 bulan berterima kasih kepada pelatih dan asosiasi karena telah menelepon kembali ke tim nasional.

"Saya merasa terhormat dan bersemangat seperti setiap kali saya bergabung dengan tim nasional, saya akan mencoba melakukan yang terbaik, dan saya ingin menerima semua kritik dan meminta maaf kepada semua pihak atas apa yang terjadi. Tentu saja, saya ingin memainkan game sebanyak mungkin," katanya.

3 dari 4 halaman

Kasus Elkan Baggott

Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memegang kepala pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott usai laga FIFA Match Day antara Timnas Indonesia melawan Timnas Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/09/2022). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Permasalahan Ekanit dengan Timnas Thailand telah selesai. Sang pemain mengakui kesalahan dan meminta maaf.

Kasus ini sebenarnya hampir mirip dengan Elkan Baggott dengan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. STY begitu kecewa lantaran sang bek mengabaikan panggilan Timnas Indonesia U-23 untuk laga play-off Olimpiade Paris 2024.

Saat itu, agenda Elkan dengan klub sudah selesai. Belum ada pernyataan resmi dari sang pemain. Bola.com sudah mencoba mengontak melalui agennya, namun tidak mendapat respons.

PSSI mengklaim, Elkan dan klubnya, Ipswich Town tidak membalas pemanggilan Timnas Indonesia.

Sejak saat itu, STY tidak pernah lagi memanggil pemain berdarah Inggris yang sedang dipinjamkan ke Blackpool FC itu.

 

4 dari 4 halaman

Asalkan Minta Maaf

Shin Tae-yong tegas dan memperlakukan semua pemain dengan sama, baik lokal maupun diaspora. Sebelum Elkan, beberapa pemain sudah masuk daftar 'hitam' STY, di antaranya Osvaldo Haay dan Ramai Rumakiek.

Namun, STY akan memberikan maaf dan memanggil kembali pemain yang minta maaf. Contohnya, Egy Maulana Vikri.

STY sempat marah dengan Egy lantaran mengklaim cedera saat dipanggil, namun beberapa hari kemudian bermain untuk Dewa United.

Egy lalu meminta maaf dan kini namanya kembali masuk daftar pemain Timnas Indonesia.