Hasil Coppa Italia: Gulung Sassuolo, AC Milan Maju ke Perempat Final

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 04 Des 2024, 06:55 WIB
AC Milan - Ilustrasi Tijjani Reijnders (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta AC Milan menang mudah atas tim Serie B Sassuolo pada 16 besar Coppa Italia di San Siro, Rabu (4/12/2024).

Samuel Chukwueze mencetak dua gol dalam kemenangan telak 6-1 untuk mencapai perempat final. Pertandingan babak 16 besar sudah berakhir pada menit ke-23 setelah dua gol Chukwueze, bersama dengan gol dari Tijjani Reijnders dan Rafael Leao membuat Milan unggul 4-0 di San Siro.

Advertisement

Davide Calabria menambah gol kelima mereka 11 menit setelah jeda, meskipun Samuele Mulattieri berhasil menghibur tiga menit kemudian, sebelum Tammy Abraham menutup kemenangan pada menit ke-61.

Chukwueze membuka skor pada menit ke-12 ketika umpan Reijnders yang melambung membuatnya berhadapan satu lawan satu dengan Giacomo Satalino, dan setelah usaha pertamanya mengenai tiang gawang, ia memanfaatkan bola pantul.

2 dari 3 halaman

Tijjani Reijnders Gacor Lagi

Reijnders mencetak gol dari luar kotak penalti lima menit kemudian dan Chukwueze mencetak gol keduanya pada menit ke-21, melepaskan tendangan melengkung yang tak terjangkau Satalino setelah Abraham melepaskan umpan silang.

Umpan tanpa melihat dari Ruben Loftus-Cheek membebaskan Leao untuk mencetak gol dua menit kemudian sebelum umpan silang Christian Pulisic memantul dari tiang gawang dan Calabria bereaksi paling cepat untuk mengonversinya pada babak kedua.

Upaya Mulattieri gagal diantisipasi Lorenzo Torriani dan akhirnya memberi Sassuolo sesuatu untuk dirayakan, tetapi Abraham menyelesaikan kekalahan itu, dengan menceploskan bola ke gawang Satalino setelah satu jam pertandingan.

3 dari 3 halaman

Statistik

Kemenangan Milan diraih dengan skor yang mengesankan, meskipun statistik yang mendasarinya menunjukkan bahwa kemenangan 6-1 itu agak menyanjung penampilan tim tuan rumah.

Memang, tim tuan rumah hanya mengumpulkan 1,89 gol yang diharapkan (xG) dari 15 percobaan mereka, tetapi kualitas penyelesaian akhir terbukti terlalu berat bagi Sassuolo.

Berita Terkait