Wahai Paul Pogba, Tak Usah Balik ke MU Lagi: Lebih Aman Pilih 2 Liga Lain

Paul Pogba, pemain bintang sepak bola Prancis, dikenal karena talenta, kontroversi, dan perjalanan kariernya yang penuh lika-liku di Manchester United dan Juventus.

BolaCom | Yus Mei Sawitri Diperbarui 22 Mar 2025, 10:45 WIB
Paul Pogba memilih meninggalkan Old Trafford setelah kontraknya habis. Ia memutuskan untuk kembali ke Juventus setelah berpisah dengan MU. Pemain berusia 29 tahun tersebut sebelumnya pernah membela Juventus selama empat tahun antara 2012 sampai 2016. Pogba kembali ke Allianz Stadium dengan status bebas transfer. Gelandang asal Prancis tersebut dikontrak jangka panjang dengan durasi selama empat tahun. (AFP/Ethan Miller)
Paul Pogba memilih meninggalkan Old Trafford setelah kontraknya habis. Ia memutuskan untuk kembali ke Juventus setelah berpisah dengan MU. Pemain berusia 29 tahun tersebut sebelumnya pernah membela Juventus selama empat tahun antara 2012 sampai 2016. Pogba kembali ke Allianz Stadium dengan status bebas transfer. Gelandang asal Prancis tersebut dikontrak jangka panjang dengan durasi selama empat tahun. (AFP/Ethan Miller)

Bola.com, Jakarta - Paul Pogba disarankan jangan  kembali ke Manchester United (MU) atau Liga Inggris jika ingin menghidupkan kembali kariernya.

Pemain berusia 32 tahun itu tidak memiliki klub dan bebas memulai kembali kariernya setelah terbebas dari larangan bermain sepak bola selama 18 bulan. Pogba awalnya diskors selama empat tahun setelah dinyatakan positif doping, tetapi larangannya dikurangi menjadi 18 bulan.

Advertisement

Pogba meninggalkan Juventus dan berstatus bebas transfer. Ia dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Old Trafford. Akan tetapi, pemain Prancis itu disarankan untuk tidak kembali ke Liga Inggris dan malah bergabung dengan klub baru di Prancis atau Italia.

Itulah yang diungkapkan oleh mantan bintang Inggris Chris Waddle, yang bermain untuk Newcastle dan Tottenham sebelum pindah ke Marseille. Pogba pernah menghabiskan tiga tahun di Marseille, memenangi tiga gelar liga dan menjadi runner-up di Piala Eropa 1991.

 

2 dari 3 halaman

Disuruh ke Prancis atau Italia

Pemain top pertama yang pernah menjadi kliennya adalah Paul Pogba. Ia pernah meyakinkan Pogba untuk hengkang dari Manchester United dari Juventus pada 2012 silam. Gara-gara transfer tersebut, Sir Alex Ferguson murka dan melarang MU untuk berurusan dengannya. Selain itu, Raiola juga menjadi sosok kepulangan sang gelandang ke Old Trafford pada tahun 2016 dengan harus merogoh kocek sebesar 100 juta Euro. (AFP/Oli Scarff)

"Dia tidak pernah benar-benar berhasil di Inggris, bukan, Paul? Dia datang ke tempat kejadian dan dia tampak hebat, dan pergi ke Italia," kata Wade, seperti dikutip Daily Star, Jumat (21/3/2025). 

"Saya pikir gaya sepak bola seperti di Italia cocok untuknya. Sedikit lebih lambat, tidak box-to-box, lebih sabar. Kondisi cuaca terkadang menentukan kecepatan di luar negeri. Matahari, panas."

"Saya pikir dia lebih cocok untuk jenis permainan seperti itu daripada hiruk pikuk Inggris. Bagi saya, Prancis, Marseille akan menjadi langkah yang bagus dan jelas liga Italia akan menjadi langkah yang bagus untuknya. Saya pikir dia paling cocok untuk salah satu dari dua liga itu," imbuh Wade. 

 

3 dari 3 halaman

Hanya Main untuk 2 Klub

Pemain depan Prancis, Paul Pogba, tiba untuk menghadiri pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan Cagliari di stadion Allianz di Turin, pada 6 Oktober 2024. (MARCO BERTORELLO/AFP)

Pogba hanya bermain untuk dua tim dalam karier seniornya, Manchester United dan Juventus. Setan Merah telah banyak berspekulasi untuk merekrut gelandang tersebut untuk ketiga kalinya.

Perombakan skuad ala Ruben Amorim di MU akan terus berlanjut di musim panas 2025,di tengah upaya penghematan uang Sir Jim Ratcliffe, perekrutan agen bebas tampaknya akan menjadi pilihan populer di kalangan dewan direksi klub. 

Namun, strategi perekrutan baru MU tersebut bermaksud untuk menghindari prioritas perekrutan pemain-pemain terkenal. 

Sumber: Daily Star

Berita Terkait