Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengungkapkan bahwa Lionel Messi memiliki keinginan untuk bermain di Piala Dunia 2026.
Namun, menurutnya, masih terlalu dini untuk membuat pengumuman resmi terkait hal tersebut.
Advertisement
Scaloni, yang membawa Argentina meraih gelar juara Piala Dunia 2022 di Qatar, menjelaskan bahwa kapten timnya itu tetap ingin menjadi bagian dari skuad Albiceleste.
"Hal pertama yang perlu dikatakan adalah bahwa baik dia maupun rekan-rekan setimnya sadar bahwa masih ada waktu yang cukup panjang, dan dia serta semua pemain lainnya ingin bermain di Piala Dunia," ujar Scaloni kepada DSPORTS.
Pelatih berusia 45 tahun itu menambahkan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada perkembangan situasi ke depan.
"Kita harus menunggu dan melihat bagaimana semuanya berjalan. Dia (Messi) tahu apa yang kami pikirkan, dan dia adalah yang paling cerdas di antara kita semua," tambahnya.
Berita video nasib berbeda dialami dua wakil Italia, Inter Milan dan AC Milan. Inter otomatis lolos ke babak 16 besar Liga Champions, sementara AC Milan harus melalui babak play-off.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Komentar soal Di Maria
Selain membahas masa depan Lionel Messi, Scaloni juga menyoroti keputusan Angel Di Maria untuk pensiun dari sepak bola internasional setelah membantu Argentina meraih gelar Copa America keduanya, tahun lalu.
"Dari apa yang dia katakan, ini sudah berakhir, dan dengan cara terbaik, yang mungkin terjadi. Jika dia menulis kisahnya sendiri, bukunya, atau perjalanannya di sepak bola, saya rasa dia tidak akan bisa menuliskannya seindah yang telah ia jalani," ujar Scaloni.
Keputusan Di MarÃa menutup perjalanan gemilangnya bersama Argentina, sementara Messi masih membuka peluang untuk terus membela negaranya hingga Piala Dunia 2026.
Meski begitu, semua masih bergantung pada kondisi dan perkembangan dalam beberapa tahun ke depan.
Sumber: Reuters
Advertisement