Bola.com, Jakarta - Neymar kembali memberikan harapan bagi Timnas Brasil setelah kepindahannya ke Santos. Kepulangannya ini bisa menjadi langkah besar menuju kembalinya ia ke Selecao, terutama menjelang Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026, Maret mendatang.
Terakhir kali Neymar membela Timnas Brasil adalah pada Oktober 2023 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Uruguay.
Advertisement
Dalam pertandingan tersebut, ia mengalami cedera parah—robek ligamen ACL—dan harus ditandu keluar lapangan. Setelah lebih dari 1,5 tahun absen, kini ada harapan bahwa ia bisa kembali memperkuat Selecao.
Pada akhir 2024, peluang Neymar untuk kembali ke timnas tampak mustahil. Ia hanya bermain dua kali sepanjang tahun untuk klubnya saat itu, Al Hilal, dengan total waktu bermain hanya 42 menit sebelum kembali mengalami cedera hamstring.
Setelah periode yang mengecewakan di Arab Saudi, pemain berusia 33 tahun itu akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Al Hilal dan pulang ke Brasil.
Santos—klub yang membesarkan namanya—menyambutnya dengan tangan terbuka, dan Neymar pun mulai menunjukkan performa seperti dirinya yang dulu.
Berita Video, komentar Hamdan Hamedan terkait persamaan Football Manager dan Player Scouting
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Penampilan Impresif di Santos
Sejak kembali ke Santos, Neymar langsung memberikan dampak besar. Dalam enam pertandingan sepanjang Februari, ia mencetak dua gol dan tiga assist. Satu di antara momen terbaiknya terjadi saat ia mencetak gol Olimpico ke gawang Internacional de Limeira di ajang Campeonato Paulista.
Setelah pertandingan tersebut, Neymar berbicara mengenai performanya dan kemungkinan kembali mengenakan seragam Timnas Brasil.
"Saya menjalani pertandingan demi pertandingan. Saya merasa makin baik dan makin nyaman dalam permainan," kata Neymar.
"Setiap pemain ingin membela negaranya. Tidak ada kebanggaan yang lebih besar dari itu. Saya ingin kembali ke tim nasional, saya bahagia di dalam grup. Jika saya mendapat kesempatan kembali, saya akan sangat senang," imbuh mantan pemain Barcelona dan PSG itu.
Advertisement
Brasil Kesulitan
Jika Neymar tetap fit dan mendapatkan panggilan dari pelatih Dorival Junior untuk jeda internasional pada bulan Maret, Brasil bisa bernapas lega.
Pasalnya, meski memiliki bintang seperti VinÃcius Junior, Rodrygo, dan Raphinha, serangan Brasil masih kesulitan dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.
Saat ini, Selecao hanya berada di posisi kelima klasemen CONMEBOL dengan 18 poin dari 12 pertandingan. Mereka juga gagal mempertahankan dominasi di Copa America 2024, tersingkir di perempat final.
Brasil hanya memenangkan tiga dari enam laga kualifikasi terakhir mereka, bahkan sempat kehilangan poin melawan Paraguay, Venezuela, dan Uruguay, dengan hanya mencetak dua gol dari tiga laga tersebut.
Brasil Butuh Neymar
Brasil sangat membutuhkan kreativitas dan ketajaman Neymar di lini serang. Ia masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Brasil dengan 79 gol dari 128 penampilan.
Sejak cederanya, belum ada pemain yang benar-benar mampu menggantikan perannya, dan Brasil merasakan dampak besar dari absennya sang No. 10.
Jika Neymar benar-benar kembali memperkuat Brasil, itu akan menjadi dorongan besar bagi Selecao, terutama dengan pertandingan krusial melawan Kolombia dan Argentina yang kian dekat.
Seperti debut keduanya di Santos, laga pertamanya kembali bersama Timnas Brasil setelah 1,5 tahun akan menjadi momen yang sangat dinanti oleh para penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Sumber: SI
Advertisement