MU Dihabisi Como di Liga Champions, Rekor Buruk di Kompetisi Eropa Tercipta

Manchester United ukir rekor buruk di Eropa usai dibungkam Como 1-4.

Bola.com, Jakarta - Manchester United kembali menelan kekalahan di kompetisi Eropa.

Setelah takluk 0-2 dari Atletico Madrid, medio pekan lalu, Setan Merah harus mengakui keunggulan Como dengan skor telak 1-4 dalam pertandingan League Phase Liga Champions.

Bermain di tengah hujan deras di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu malam, MU sebenarnya memperoleh peluang untuk membuka keunggulan lebih dahulu. Namun, kesempatan yang didapat Diogo Dalot pada awal laga gagal dimaksimalkan.

Como langsung menghukum kelengahan tersebut. Hanya berselang beberapa detik, Nico Paz membawa tuan rumah unggul melalui tembakan melengkung yang mengarah ke sudut atas gawang.

Pemain yang digadang-gadang menjadi penerus Lionel Messi di Timnas Argentina itu mendapat ruang cukup luas untuk mengarahkan bola ke gawang.

Lini pertahanan MU tidak memberikan tekanan yang memadai sehingga Paz leluasa melepaskan tembakan akurat.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Mimpi Buruk yang Terulang

Gol cepat tersebut menjadi pukulan bagi MU. Situasi serupa juga mereka alami ketika menghadapi Atletico Madrid pada pertandingan sebelumnya.

Dalam laga di Stadion Wanda Metropolitano, Pablo Barrios mencetak gol untuk Atletico pada menit pertama. Tim besutan Diego Simeone itu kemudian menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 2-0 atas MU.

Dua gol cepat yang bersarang ke gawang MU dalam dua pertandingan beruntun tersebut menciptakan catatan buruk di kompetisi Eropa.

MU menjadi tim pertama dalam sejarah yang kebobolan dalam dua menit pertama pada dua pertandingan besar Eropa secara berturut-turut.

Beruntung Hanya Tertinggal Satu Gol

Performa MU pada babak pertama juga mendapat sorotan dari mantan pemain Chelsea, Joe Cole, yang menjadi pundit TNT Sports. Menurutnya, MU beruntung hanya tertinggal satu gol saat memasuki ruang ganti.

Cole menilai Como tampil lebih terorganisasi, agresif, dan memiliki kualitas permainan yang lebih baik. Ia bahkan menyebut tim tuan rumah seolah-olah belum mengerahkan kemampuan terbaiknya sepanjang babak pertama.

Sementara itu, Glenn Hoddle memberikan pujian kepada Paz atas gol pembuka Como. Ia menyoroti kemampuan kaki kiri sang pemain sekaligus menilai bek tengah MU seharusnya memberikan penjagaan lebih ketat.

Menurut Hoddle, Paz memiliki terlalu banyak waktu dan ruang untuk menguasai bola, mengarahkan tubuh ke gawang, lalu melepaskan tembakan melengkung ke sudut atas.

Muncul Kekhawatiran

Selepas jeda, Como menjauh. Anastasios Douvikas mencetak gol kedua tuan rumah tidak lama setelah babak kedua dimulai.

Paz kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor sebelum Jacobo Ramon menambah gol keempat Como.

MU hanya mampu membalas melalui Joshua Zirkzee pada penghujung pertandingan sehingga skor akhir menjadi 4-1.

Gol hiburan tersebut tidak banyak mengubah hasil akhir maupun meredakan kekhawatiran atas penampilan MU.

Dari dua laga awal Liga Champions, MU mengantongi tiga poin berkat kemenangan atas Sabah, sebelum takluk 0-2 dari Atletico Madrid.

Tantangan berikutnya juga tidak mudah. MU dijadwalkan menjamu Bournemouth di Premier League pada Minggu, sebelum bertandang ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea.

Setelah itu, Setan Merah akan kembali berlaga di Liga Champions dengan menghadapi wakil Italia lainnya, AS Roma.

 

Sumber: TNT Sports

Video Populer

Foto Populer