Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-20 harus menyerah 0-1 dari Guatemala pada laga terakhir turnamen mini yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (21/2/2023) malam WIB.
Pada laga tersebut, Timnas Indonesia U-20 melakukan perombakan susunan pemain saat menghadapi Guatemala. Pelatih Shin Tae-yong mengganti kiper Cahya Supriadi dengan Daffa Fasya.
Baca Juga
Tersingkirnya Timnas Indonesia di Piala AFF 2024: Keputusan PSSI Turunkan Skuad yang Belum Matang, Risiko Tanggung Sendiri
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia pada Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Hasil Liga Italia: Bang Jay Gacor 90 Menit, Venezia Sikat Cagliari dan Keluar dari Posisi Juru Kunci
Advertisement
Selain itu, Muhammad Ferarri dijadikan starter dan berduet dengan Marcell Januar. Adapun posisi lini depan dipercayakan kepada Rabbani Tasnim yang ditemani Arkhan Fikri dan Ginanjar Wahyu pada formasi 3-4-3.
Guatemala juga mengandalkan skema 3-4-3 untuk menggempur pertahanan Timnas Indonesia U-20. Pelatih Rafael Loredo memercayakan lini depan pada trio Jorge Solorzano, Nestor Cabrera, dan Jefry Bantes.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Kebobolan Duluan
Timnas Indonesia U-20 mendapatkan banyak tekanan dari Guatemala pada awal babak pertama. Guatemala memiliki peluang perdana melalui Jefry Bantes pada menit ke-12, namun masih bisa diamankan kiper Daffa Fasya.
Tujuh menit berselang, Timnas U-20 balik mengancam melalui Dony Tri Pamungkas. Sayangnya, bola hasil sepakan Dony Tri belum terlalu berbahaya sehingga mudah dijinakkan kiper Jorge Moreno.
Guatemala akhirnya membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-21 melalui Jorge Solorzano. Bola hasil sepakan Solorzano dari jarak jauh tak mampu diamankan kiper Daffa Fasya, sehingga mengalir deras ke arah gawang Timnas U-20.
Setelah itu, Timnas Indonesia U-20 berusaha bereaksi melalui Arkhan Fikri dan Muhammad Dzaki. Sayangnya, kedua peluang pemain tersebut masih bisa dipatahkan barisan pertahanan Guatemala. Skor 1-0 untuk keunggulan Guatemala bertahan hingga turun minum.
Advertisement
Banjir Peluang
Memasuki paruh kedua laga, Guatemala harus bermain dengan 10 orang setelah Julio Garcia mendapatkan kartu kuning kedua. Situasi tersebut tentu menguntungkan Timnas Indonesia U-20.
Para pemain Timnas U-20 semakin agresif dalam melancarkan serangan.Pada menit ke-63, Resa Aditya hampir menjebol gawang Guatemala, namun bola sepakannya masih membentur tiang gawang.
Enam menit berselang, giliran Ronaldo Kwateh yang mengancam gawang Guatemala. Namun, bola hasil sepakan kaki kirinya masih terlalu lemah sehingga bisa diamankan kiper Guatemala.
Timnas U-20 kembali membuang peluang pada menit ke-83 melalui Sulthan Zaky. Bola hasil sepakannya masih melebar tipis dari sasaran.
Keasyikan menyerang, Guatemala hampir menambah keunggulan pada menit ke-90+1. Namun, bola hasil sepakan Eddy Palencia masih bisa diantisipasi. Hingga peluit berbunyi panjang, tak ada gol tambahan.
Susunan Pemain
Timnas Indonesia U-20 (4-2-3-1): Daffa Fasya (kiper), Kakang Rudianto, Muhammad Ferarri, Marcell Januar (belakang), Dony Tri Pamungkas, Achmad Maulana, Zanadin Faris, Muhammad Dzaki (tengah), Arkhan Fikri, Ginanjar Wahyu, Rabbani Tasnim (depan)
Pelatih: Shin Tae-yong (Korea Selatan)
Guatemala (3-4-3): Jorge Moreno (kiper), Jeshua Urizar, Julio Garcia, Mathius Gaitan (belakang), Figo Montano, Andy Julian, Allan Juarez, Daniel Cardoza (tengah), Jorge Solorzano, Nestor Cabrera, Jefry Bantes (depan)
Pelatih: Rafael Loredo (Meksiko)
Advertisement
Hasil Pertandingan:
17 Februari 2023
- Selandia Baru Vs Guatemala: 1-3
- Timnas Indonesia U-20 Vs Fiji: 4-0
19 Februari 2023
- Fiji Vs Guatemala: 1-3
- Timnas Indonesia U-20 Vs Selandia Baru: 0-2
Selasa, 21 Februari 2023
- 16.30 WIB: Fiji Vs Selandia Baru: 0-3
- 19.30 WIB: Timnas Indonesia U-20 Vs Guatemala: 0-1