FIFA ASEAN Cup 2026: Saat Seorang Jurnalis Indonesia Bikin Nolberto Solano Bernostalgia

Nolberto Solano bekerja sebagai pelatih Timnas Pakistan.

Bola.com, Jakarta - FIFA ASEAN Cup 2026 menghadirkan banyak cerita menarik. Satu di antara cerita itu hadir di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (30-9-2026).

Pelatih Timnas Pakistan, Nolberto Solano, merasakan nostalgia luar biasa di Stadion Madya Gelora Bung Karno.

Penyebabnya adalah seorang jurnalis Indonesia yang membawa jersey Timnas Peru.

Jurnalis Detik, Muhammad Robbani, dikenal sebagai kolektor jersey dari berbagai era. Ia bahkan memiliki jersey Timnas Peru di era 1970-an. 

Mengetahui Timnas Pakistan akan berlatih di Stadion Madya Gelora Bung Karno.

Muhammad Robbani pun langsung membawa jersey Timnas Peru itu untuk diperlihatkan kepada Nolberto Solano sekaligus meminta tanda tangan selepas sesi wawancara. 

"Wah, banyak sekali kenangan yang muncul," kata Solano begitu melihat jersey itu.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tidak Setua Itu

Nolberto Solano kemudian sadar satu hal. Jersey yang dibawa Muhammad Robbani saat itu bukanlah jersey Timnas Peru di era ketika ia masih aktif bermain. 

Ketika jersey itu dipakai oleh Timnas Peru, Nolberto Solano mungkin baru lahir. Ia diketahui mencapai usia emas sebagai pesepak bola di era 1990an hingga 2000-an awal. 

"Banyak kenangan, tapi saya tidak setua itu," ujar Nolberto Solano sembari tertawa.

Tantangan Baru

Nolberto Solano sudah setahun menjadi pelatih kepala Timnas Pakistan. Menjadi pelatih The Shaheens memberikan tantangan tersendiri bagi pria berusia 51 tahun itu.

Timnas Pakistan adalah negara pertama di mana Nolberto Solano bertugas sebagai pelatih kepala. Sebelumnya, ia pernah bekerja sebagai asisten pelatih di Timnas Peru.

Menukangi Timnas Pakistan tentu tidak mudah bagi Nolberto Solano. Negara itu sampai saat ini belum memiliki kompetisi sepak bola profesional di dalam negeri. Ranking FIFA mereka pun ada di posisi ke-198.

Video Populer

Foto Populer