Bola.com, Jakarta Legenda Manchester United, Paul Scholes menyarankan Marcus Rashford hengkang.
Setelah dicadangkan saat MU menang atas Manchester City, Rashford telah menyatakan dirinya siap untuk tantangan baru. Itu menjadi sinyal dia memilih pindah.
Baca Juga
Amorim Tegaskan Rashford Tidak Akan Pergi dari MU: Dia Sudah di Tempat Tepat untuk Tantangan Baru
Agen Joshua Zirkzee Segera Bertemu Ruben Amorim, Bahas Masa Depan Sang Pemain: Juventus Siap Menampung
Rashford dan Garnacho Diasingkan, Legenda MU: Mungkin Amorim Melihat atau Mendengar Sesuatu yang Dia Tidak Suka
Advertisement
"Saya benci melihat pemain lokal hengkang. Saya ingat ketika Danny Welbeck dan mereka hengkang, hanya disingkirkan sedikit," kata Scholes di Overlap.
"Saya pikir masalahnya dengan Marcus adalah, dia sangat bagus dua tahun lalu ketika dia menjalani musim di mana dia mencetak 30 gol, dia tidak pernah kembali ke level itu lagi. Itulah mengapa dia dikritik karena dia menunjukkan standar dan sekarang, selama 18 bulan atau dua tahun terakhir, apa pun itu, dia sama sekali tidak mendekati itu."
Marcus Rashford dan Alejandro Garnacho tidak masuk dalam skuad Manchester United saat menghadapi Manchester City pada derby yang berlangsung di Etihad Stadium pada 15 Desember 2024.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Apa yang Salah?
Keduanya dicoret dari daftar pemain oleh pelatih Ruben Amorim, yang menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak terkait dengan masalah indisipliner atau cedera. Sebaliknya, Amorim menyatakan bahwa pencoretan ini didasarkan pada performa mereka dalam latihan dan sikap secara umum di klub.
"Rasanya seperti akhir baginya. Dia tidak terlihat bahagia, anak itu. Bahkan jika dia mencetak gol. Anda berpikir, apa yang salah dengannya. Apakah dia mendapatkan dukungan yang tepat di balik layar?" ujar Scholes.
"Anda tidak tahu apa yang terjadi. Namun, itu terjadi pada Erik ten Hag, saya rasa dia terlambat menghadiri rapat sebelum pertandingan melawan Wolves, dan sekali lagi, dia tidak dimasukkan dalam skuad ini. Saya rasa pilihannya di dalam dan luar lapangan kurang tepat."
Advertisement
Kecewa
Dalam pertandingan tersebut, Manchester United berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 setelah tertinggal lebih dulu oleh gol Josko Gvardiol. Bruno Fernandes mencetak gol penentu melalui penalti pada menit ke-88, diikuti oleh gol kemenangan dari Amad Diallo di menit ke-90. Amorim juga menekankan pentingnya menjaga standar tinggi dalam tim, terutama di tengah tantangan yang dihadapi klub saat ini.
Rashford mengungkapkan kekecewaannya karena tidak dapat berpartisipasi dalam laga penting tersebut, namun ia tetap memberikan dukungan kepada rekan-rekannya melalui media sosial setelah pertandingan. Ia menyatakan bahwa meskipun merasa kecewa, ia akan terus berusaha untuk mendapatkan tempatnya kembali di tim.