Sukses


Erik ten Hag Enggak Kuat Hadapi Pesepak Bola Gen Z: Mereka Menolak Dikritik!

Erik ten Hag mengatakan bahwa generasi pemain saat ini kesulitan menghadapi kritik, saat mantan manajer Manchester United itu mengungkapkan pengalamannya di Old Trafford untuk pertama kalinya sejak pemecatannya.

Bola.com, Jakarta - Erik ten Hag mengatakan bahwa generasi pemain saat ini kesulitan menghadapi kritik, saat mantan manajer Manchester United itu mengungkapkan pengalamannya di Old Trafford untuk pertama kalinya sejak pemecatannya.

Pelatih asal Belanda yang dipecat oleh MU pada bulan Oktober dan digantikan oleh Ruben Amorim ini menerima kritik dari mantan pemainnya karena dianggap terlalu ketat selama dua tahun di klub.

"Generasi ini, misalnya, secara umum memiliki kesulitan dalam menghadapi kritik," jelas Ten Hag saat muncul di podcast SEG Stories.

"Kritik benar-benar mempengaruhi mereka. Generasi saya tumbuh dengan kulit yang jauh lebih tebal. Anda bisa lebih langsung. Jika saya melakukan itu dengan pemain saya, itu akan mendemotivasi mereka."

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Berselisih Paham dengan Ronaldo dan Varane

Ten Hag, 55 tahun, terkenal pernah berselisih dengan Cristiano Ronaldo selama beberapa bulan pertamanya di klub sebelum mengeluarkan Jadon Sancho dari tim utama setelah mempertanyakan komitmen winger Inggris tersebut terhadap latihan secara publik.

Raphael Varane menyebut mantan manajernya sebagai sosok yang suka tegang dalam sebuah wawancara baru-baru ini dan menjelaskan bahwa setelah menyampaikan kekhawatirannya kepada Ten Hag tentang hubungannya dengan tim, ia tidak bermain selama dua bulan.

 

3 dari 4 halaman

Belum Mau Kembali ke Sepak Bola

Ten Hag belum mengambil pekerjaan lain sejak dipecat tahun lalu dan meskipun baru-baru ini dikaitkan dengan pekerjaan di Borussia Dortmund, ia mengungkapkan bahwa ia mungkin tidak akan kembali ke lapangan sebagai pelatih karena masih mempertimbangkan langkah selanjutnya.

"Ada begitu banyak hal lain yang bisa saya lakukan," tambah mantan pelatih Ajax itu.

"Mungkin tetap di dunia sepak bola, tetapi dalam posisi baru sebagai manajer. Itu adalah salah satu opsi. Dan mungkin sesuatu yang benar-benar berbeda."

"Saya telah bekerja dengan saudara-saudara saya akhir-akhir ini. Kami memiliki perusahaan kami sendiri. Atau lebih tepatnya: mereka memiliki perusahaan mereka sendiri."

"Tetapi kami juga menjalankan sebuah perusahaan bersama ayah kami. Itu juga sesuatu yang saya cintai untuk dilakukan. Saya sekarang bisa memberikan perhatian lebih pada hal itu dan itu juga sangat menyenangkan."

4 dari 4 halaman

Posisi MU di Liga Inggris 2024/2025

Lebih Dekat

Video Populer

Foto Populer