Bola.com, Jakarta - Terong belanda atau yang dikenal dengan sebutan Tamarillo, memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi secara rutin.
Meski di Indonesia bernama terong belanda, buah ini aslinya berasal dari Amerika Tengah.
Advertisement
Terong belanda memiliki bentuk mirip sawo, kecil dan warnanya merah marun.
Terong belanda memiliki beberapa khasiat, seperti menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah sakit, mengatasi panas dalam, anti penuaan hingga mencegah penyakit kanker.
Tidak hanya itu, buah ini juga mengandung mineral seperti kalsium, zat besi, kalium, magnesium, hingga fosfor.
Dengan manfaatnya yang besar tersebut, buah ini cocok dikonsumsi oleh siapa saja, mulai anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, orang dewasa, bahkan ibu hamil.
Kandungan mineral yang terdapat di dalam terong belanda juga bisa membantu mengatur dan mempromosikan produksi sel darah merah.
Meski kulit luarnya terasa pahit, daging buah terong belanda mengandung banyak air dan beraroma segar. Terong belanda memiliki sensasi kecut bila dikonsumsi secara langsung. Jadi, akan lebih baik diolah menjadi minuman jus atau sop buah.
Bola.com telah merangkum dari berbagai sumber, manfaat terong belanda apabila dikonsumsi secara rutin, Jumat (8/5/2020).
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Meningkatkan Kekebalan Tubuh
1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Terong belanda berfungsi mengatur metabolisme tubuh dan mengubah makanan menjadi nutrisi yang penting bagi organ dan sel jaringan. Terong belanda kaya vitamin B kompleks.
Mengonsumsi terong belanda baik bagi mereka yang sering pingsan jika kelelahan. Selain itu, terong belanda sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh karena kandungan vitamin C.
Vitamin C baik untuk menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik, tubuh akan selalu bugar, rendah mengalami penyakit, dan tidak mudah lelah.
2. Mengatasi Masalah Pencernaan
Terong belanda kaya kandungan serat tinggi. Kandungan serat yang ada pada terong belanda mampu mengatasi masalah pencernaan.
Serat dalam terong belanda memiliki khasiat meringankan perasaan sembelit karena proses buang air besar yang sulit. Serat yang dikandung terong belanda juga mampu membuat feses lebih mudah melewati usus besar.
Rutin mengonsumsi buah ini mampu melancarkan buang air besar dan meningkatkan penyerapan nutrisi dalam tubuh.
Advertisement
Mencegah Kanker
3. Mencegah Kanker
Manfaat selanjutnya dari terong belanda adalah bisa mencegah segala jenis kanker. Memiliki sifat antioksidan yang tinggi, terong belanda mampu melindungi semua sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan infeksi radikal bebas.
Dalam 100 gram terong belanda, terdapat antioksidan dengan jumlah mencapai 1.659, yang berguna untuk meminalisasi kemungkinan Anda terkena kanker.
4. Menjaga Kesehatan Mata
Terong belanda dipercaya dapat menjaga kesehatan mata. Kandungan vitamin A pada terong belanda lebih tinggi ketimbang wortel.
Selain itu, buah ini merupakan sumber karotenoid yang bisa meningkatkan kemampuan penglihatan agar terus sehat. Rutin mengonsumsi terong belanda dapat mencegah pengembangan katarak.
Bagus untuk Menurunkan Berat Badan
5. Bagus untuk Menurunkan Berat Badan
Terong belanda bisa menjadi penyelamat seseorang yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Selain itu, buah ini cocok sebagai menu pilihan diet.
Terong belanda memiliki kalori yang rendah. Buah ini juga memiliki serat dan kadar air yang tinggi.
Mengonsumsi terong belanda akan memberikan efek kenyang dalam waktu yang cukup lama. Bahkan, terong belanda juga bisa melawan sel-sel lemak.
6. Mencegah Penyakit Anemia
Mengonsumsi terong belanda bisa mencegah anemia. Anemia adalah kurangnya sel darah merah atau sel darah merah yang tidak berfungsi di dalam tubuh.
Kandungan berbagai vitamin, mineral zat besi, dan serat pada terong belanda dipercaya memiliki khasiat menambah darah sehingga bisa mencegah terjadinya anemia.
Sumber: Berbagai sumber
Berita video 5 pemain tersubur saat memasuki usia 21 tahun.
Advertisement