Sukses


7 Cara Mengatasi Sakit Kepala sampai Mata

Bola.com, Jakarta - Sakit kepala yang menjalar hingga ke mata merupakan keluhan umum yang sering dialami oleh banyak orang. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan ketaknyamanan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan produktivitas.

Berbagai faktor dapat menjadi penyebabnya, dari kelelahan, stres, dehidrasi, hingga gangguan kesehatan tertentu.

Beberapa metode dapat membantu mengatasinya meliputi istirahat yang cukup, menjaga hidrasi, mengurangi paparan layar, menggunakan kompres hangat atau dingin, serta teknik relaksasi dan pernapasan.

Dengan memahami dan menerapkan langkah-langkah dalam mengatasinya, diharapkan para penderita sakit kepala hingga ke mata dapat menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi keluhan sakit kepala mereka.

Berikut tujuh cara mengatasi sakit kepala sampai ke mata, Jumat (19/7/2024).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Sakit Kepala Sampai Mata

1. Istirahat yang Cukup

Kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas kerap menjadi penyebab utama sakit kepala yang menjalar ke mata. Penting untuk memastikan bahwa kamu mendapatkan cukup istirahat dan tidur yang berkualitas setiap malam.

Tidur yang baik membantu tubuh memulihkan diri dan mengurangi stres, yang dapat menjadi pemicu utama sakit kepala.

Upayakan untuk tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari untuk menjaga ritme sirkadian tubuh. Selain itu, ciptakan lingkungan tidur yang nyaman dengan mengurangi paparan cahaya dan suara berlebihan.

Menjaga suhu kamar tetap sejuk dan menghindari penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

Dengan memastikan istirahat yang cukup, kamu dapat mengurangi frekuensi dan intensitas sakit kepala yang menjalar hingga ke mata.

2. Hidrasi yang Baik

Dehidrasi adalah satu di antara penyebab umum sakit kepala, termasuk yang menjalar ke mata. Ketika tubuh kekurangan cairan, aliran darah ke otak dapat berkurang, menyebabkan sakit kepala.

Pastikan kamu minum cukup air setiap hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Minum air secara teratur, terutama saat beraktivitas fisik atau di cuaca panas, dapat membantu mencegah sakit kepala.

Selain air, mengonsumsi buah-buahan dan sayuran yang mengandung banyak air, seperti semangka, mentimun, dan jeruk, dapat membantu menjaga hidrasi tubuh. Hindari minuman berkafein dan beralkohol yang dapat menyebabkan dehidrasi.

Dengan menjaga hidrasi yang baik, kamu dapat membantu tubuh berfungsi optimal dan mengurangi risiko sakit kepala.

3. Mengurangi Paparan Layar

Paparan layar komputer, ponsel, dan televisi yang berlebihan dapat menyebabkan ketegangan mata dan sakit kepala. Menatap layar dalam waktu lama tanpa istirahat dapat menyebabkan mata kering, tegang, dan lelah, yang pada gilirannya dapat memicu sakit kepala.

Pastikan untuk mengambil istirahat dari layar setiap 20 menit dengan melihat ke arah yang jauh selama 20 detik untuk mengurangi ketegangan mata.

Selain itu, menggunakan filter cahaya biru atau mode malam pada perangkat dapat membantu mengurangi ketegangan mata. Pastikan juga pencahayaan di ruangan cukup terang untuk mengurangi kontras antara layar dan lingkungan sekitar.

Mengatur posisi duduk yang ergonomis saat menggunakan komputer juga dapat membantu mengurangi ketegangan pada leher dan bahu, yang sering kali berkontribusi pada sakit kepala.

3 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Sakit Kepala Sampai Mata

4. Penggunaan Kompres Hangat atau Dingin

Mengompres area kepala dan mata dengan kompres hangat atau dingin bisa menjadi cara efektif untuk meredakan rasa sakit.

Kompres dingin dapat membantu mengurangi peradangan dan mati rasa, yang bermanfaat jika sakit kepala disebabkan oleh ketegangan atau peradangan. Cukup letakkan kompres dingin di dahi atau belakang leher selama 15-20 menit.

Sebaliknya, kompres hangat dapat membantu merelaksasi otot yang tegang dan meningkatkan aliran darah. Ini bisa sangat berguna jika sakit kepala disebabkan oleh ketegangan otot di leher dan bahu.

Kamu bisa menggunakan kain yang direndam air hangat atau botol air hangat. Pilihlah metode yang paling nyaman bagi kamu dan perhatikan reaksi tubuhmu terhadap terapi panas atau dingin.

5. Relaksasi dan Teknik Pernafasan

Stres dan ketegangan adalah pemicu umum sakit kepala yang menjalar ke mata. Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau latihan pernapasan dalam dapat membantu mengurangi stres dan ketegangan.

Cobalah duduk dengan nyaman, menarik napas dalam-dalam, dan perlahan-lahan melepaskan napas untuk membantu menenangkan pikiran dan tubuh.

Latihan pernapasan seperti teknik pernapasan diafragma atau pernapasan 4-7-8 juga dapat membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi ketegangan otot.

Selain itu, teknik relaksasi seperti progresif muscle relaxation (PMR) dapat membantu mengurangi ketegangan otot di seluruh tubuh, termasuk di kepala dan leher.

Dengan rutin berlatih teknik-teknik ini, kamu dapat mengurangi frekuensi dan intensitas sakit kepala.

4 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Sakit Kepala Sampai Mata

6. Menghindari Pemicu Makanan dan Minuman

Beberapa makanan dan minuman dapat memicu sakit kepala. Kafein, alkohol, cokelat, makanan berpengawet, dan makanan olahan sering kali menjadi pemicu utama.

Mengidentifikasi dan menghindari pemicu makanan dan minuman ini dapat membantu mencegah serangan sakit kepala. Membuat catatan makanan dapat membantumu mengetahui apa yang mungkin menjadi pemicu sakit kepalamu.

Misalnya, jika kamu menyadari bahwa sakit kepala sering muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu, cobalah untuk menghindari makanan tersebut dan lihat apakah ada perubahan.

Mengadopsi pola makan seimbang dengan banyak buah, sayuran, dan makanan sehat lainnya juga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi risiko sakit kepala.

Konsultasikan dengan ahli gizi jika kamu memerlukan bantuan dalam mengatur pola makan yang sesuai.

7. Mengonsumsi Obat Pereda Nyeri

Jika sakit kepala tidak dapat diatasi dengan cara alami, mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau paracetamol, dapat membantu meredakan rasa sakit.

Namun, penting untuk mengikuti dosis yang dianjurkan dan berkonsultasi dengan dokter jika sakit kepala sering terjadi atau tidak kunjung membaik. Penggunaan obat pereda nyeri secara berlebihan juga dapat menyebabkan sakit kepala rebound.

Selain obat bebas, dokter mungkin meresepkan obat yang lebih kuat atau terapi lain jika sakit kepalamu kronis atau sangat parah.

Jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika sakit kepalamu disertai gejala lain seperti gangguan penglihatan, kesulitan bicara, atau kelemahan otot.

Penanganan medis yang tepat dapat membantu mengidentifikasi dan mengatasi penyebab mendasar sakit kepalamu.

 

Yuk, baca artikel cara lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Sepak Bola Indonesia

Video Populer

Foto Populer