Bola.com, Barcelona - Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, tidak menyebutkan nama Lionel Messi ketika ditanya ingin menjadi seperti siapa jika bisa terlahir kembali.
Yamal tetap tampil apik setelah berjaya di Euro 2024. Dua membukukan lima gol dan 11 assist dalam 20 penampilan bersama Barcelona di La Liga musim 2024/2025.
Advertisement
Pemain berusia 17 tahun itu juga mencetak dua gol di Liga Champions musim ini. Barcelona akan menghadapi klub Portugal, Benfica, di babak 16 besar Liga Champions.
Lamine Yamal diperkirakan akan mengenakan nomor punggung 10 legendaris untuk Barcelona musim depan, yang pernah dikenakan Lionel Messi selama di Camp Nou. Saat ini, Yamal memakai nomor punggung 19.
Berita video gelandang Timnas Inggris, Declan Rice, mengutarakan bahwa pergerakan Lamine Yamal dari sisi sayap Timnas Spanyol, bisa menjadi ancaman gawang The Thress Lions jelang Final Euro 2024.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Kenapa Bukan Messi?
Meski sering dibandingkan dengan Lionel Messi, Yamal ternyata tak mau menjadi pemain Argentina itu jika bisa terlahir kembali. Hal itu ditanyakan kepada Yamal dalam sesi wawancara dengan media Spanyol, Mundo Deportivo.
"Jika Anda dilahirkan kembali, Anda ingin menjadi pesepakbola manakah?" tanya Mundo Deportivo.
Dalam wawancara dengan Mundo Deportivo, Yamal memilih bintang Santos Neymar daripada pemain Inter Miami.
Namun, hal ini mungkin tidak terlalu mengejutkan bagi para penggemar, karena Yamal juga menyebut Neymar sebagai idola sepak bolanya dalam sebuah wawancara dengan CNN Sport pada Januari 2025.
Advertisement
Alasan Pilih Neymar
“Saya berumur lima tahun ketika saya melihatnya di Santos, tetapi saya berusia tujuh tahun ketika melihatnya secara langsung di FC Barcelona di Camp Nou,” ujar Yamal.
“Sungguh luar biasa melihatnya. Ya, memang benar Messi ada di sana dan juga luar biasa, tapi dia adalah sesuatu yang benar-benar berbeda."
“Neymar selalu menjadi idola saya. Dia seorang bintang, legenda sepak bola,” jelasnya.
Mantan bintang Barcelona itu juga mempertimbangkan perbandingan antara dirinya dan pemain muda itu.
“Lamine Yamal adalah pemain hebat,” kata Neymar dalam wawancara baru-baru ini dengan eFootball melalui Konami.
“Kami jelas memiliki karakteristik serupa dalam gaya bermain kami. Saya pikir dia memiliki segalanya untuk menjadi salah satu bintang sepak bola terbesar di dunia.”
Sumber: Sportbible